Brigif 4 Marinir/BS dan Universitas Teknokrat Gelar Serbuan Vaksinasi untuk Masyarakat-Mahasiswa
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Korps TNI Angkatan Laut Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/BS Lampung bekerja sama dengan Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 di Gelanggang Mahasiswa UTI, Senin (9/8/2021).
Vaksinasi kali ini untuk dosis kedua. Selain mahasiswa, masyarakat sekitar kampus UTI turut menerima suntikan vaksin Covid-19.
Komandan Brigif 4 Marinir/BS Lampung Kolonel Marinir Nawawi mengatakan sudah segala cara untuk mendapatkan vaksin tersebut.
"Kami bersama Korem 043 Gatam berusaha agar bisa membantu untuk menyediakan vaksin dan melaksanakan vaksinasi supaya momentumnya tidak terputus itulah yang kita kerjakan," kata Nawawi.
"Kita TNI AL khususnya dan TNI pada umumnya mendukung program vaksinasi sejuta personel per hari," lanjutnya.
Sementara itu, Rektor UTI HM Nasrullah Yusuf mengatakan program serbuan vaksin TNI akan sangat membantu masyarakat untuk lebih mudah mendapatkan vaksin.
"Terima kasih kepada TNI atas kepercayaannya kepada kami (UTI) atas pelaksanaan serbuan vaksinasi gratis bagi masyarakat, semoga semua bisa membantu langsung meningkatkan kesehatan masyarakat dalam menghadapi Covid-19,” ucapnya.
Nasrullah mengatakan vaksinasi dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, proses pendaftaran hingga penyuntikan vaksin dilaksanakan dengan menerapkan social distancing.
"Semua harus prokes, kalau tidak ya tidak boleh ikut vaksin. Kita semua di sini untuk sehat dan bebas dari pandemi,” tuturnya.
Turut hadir dalam peninjauan kegiatan tersebut Pasintel Korem 043 Garam Kolonel Kav Thomas Rudianto, Pasintel Brigif 4 Marinir/BS Letkol Mar Suci Purnomo, Kepala Akun Brigif 4 Marinir/BS Letkol Laut (S) Heru Sancoko, Pasops Brigif 4 Mar/BS Letkol Mar James Munthe, Komandan KAL Pohawang Lettu Laut (P) B.M. Murti, Plh Sekertaris Kota Bandarlampung Tole Dailami. (*)
Brigif 4 Marinir/BS
Universitas Teknokrat Indonesia
Serbuan Vaksinasi
Vaksinasi Covid-19
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
