Anugerah Jurnalistik Adinegoro Bukan cuma Seremoni
lampung@rilis.id
Medan
RILISID, Medan — Anugerah Jurnalistik Adinegoro,bukan sekadar seremoni pada setiap peringatan Hari Pers Nasional. Namun, tradisi mengapresiasi capaian kualitas karya jurnalistik.
Sekaligus motivasi bagi insan pers tahan air untuk terus menelurkan karya berkualitas, sesuai peran dan fungsi yang diemban.
Terkait hal tersebut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali memberikan Anugerah Adinegoro untuk tujuh kategori karya jurnalistik.
Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari pada puncak acara peringatan Hari Pers Nasional, Kamis (9/2/2023).
Acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo itu, berlangsung di Gedung Serba Guna Pempov Sumatera Utara.
Berikut para peraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro tahun 2023 kategori jurnalistik cetak diberikan kepada Farid S Maulana dari Jawa Pos dengan karya jurnalistik berjudul Jangan Sampai 135 Nyawa Cuma jadi Angka.
Untuk kategori televisi diberikan kepada Maryo Sarong dan tim dari Kompas TV dengan karya berjudul Siapa Jaga Masyarakat Adat.
Kategori Radio diberikan kepada Salma Amin dari RRI Nunukan dengan karya jurnalistik berjudul Tanah Kami Indonesia Selamanya.
Kategori foto diberikan kepada Hayu Yuda dengan karya berjudul Tolong Korban.
Kategori Karikatur diberikan kepada Thommy Thomdean dengan karya berjudul Tragedi Bola. Kategori Siber dibeikan pada Tim Kompas.id, Satrio Pangarso Wisanggeni, Margaretha Puteri Rosalina, Albertus Krisna dengan judul karya Mau Cepat Impas, Pilih Kuliah Keguruan atau Kedokteran.
Anugerah Jurnalistik Adinegoro
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
