Akui Terbawa Emosi, Satgas Gojek Berharap Dugaan Penganiayaan Selesai secara Kekeluargaan
Pandu Satria
Bandarlampung
Tomo kemudian minta maaf kepada Erwan dan sempat mengatakan agar akun mitra Gojeknya tetap aman.
Sekitar pukul 23.00 WIB, Erwan mendengar Polresta Bandarlampung didatangi dmitra Gojek terkait penganiayaan.
Dia merasa heran karena saat berpisah dengan Tomo sudah merasa berdamai.
"Jika saya benar memukul, seharusnya di depan kantor akan ramai karena ada sekitar 5 mahasiswa dan mitra Gojek lainnya," ungkapnya.
Di akhir klarifikasi, Erwan mengaku salah karena sempat terbawa emosi. Ia berharap masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. (*)
Satgas Gojek
Ojol
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
