Wow! Batu Bara di Mesuji Mau Dieksploitasi, Ini Tanggapan Masyarakat
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
Karena, kata politikus Partai Demokrat itu, dari sekian banyak penambangan batu bara belum ada yang bisa memulihkan kondisi lingkungan menjadi kembali sedia kala.
"Kalau sekarang, ya, perusahaan janji-janji aja. Bisa memulihkan lingkungan. Tapi kita lihat sendiri lah, mana contoh tambang batu bara yang tidak merusak lingkungan," katanya.
Dari informasi yang dihimpun Rilis.id, PT. Indotex akan menambang dua wilayah kecamatan yakni Kecamatan Mesuji dan Tanjung Raya.
Dengan luas lokasi yang akan dieksploitasi seluas 4795 Ha.
Selain itu, dari hasil sosialisasi diketahui perusahaan tersebut mengantongi ijin penambangan dari Tahun 2018-2035 dan akan melakukan ekspor ke Tiongkok (Cina) pada awal Tahun 2025.
Masih dari catatan rilis.id, jauh sebelumnya, ketika Bupati Mesuji adalah Khamami, dengan tegas menolak rencana eksploitasi batu bara dari bumi Mesuji.
Karena, kata dia, kerusakannya jauh lebih besar dari manfaat yang hanya sesaat diperoleh dengan dalih peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Bayangkan kalau batu bara itu dari hasil galian puluhan meter. Apa tidak tenggelam wilayah itu. Mau jadi danau apa. Saya tidak ijinkan," ujar Khamami kala itu.
Ia juga mengatakan masyarakat Mesuji juga sudah cerdas dan tahu mana yang benar-benar bermanfaat dan yang bakal merusak lingkungan.
Salah satu warga Kabupaten Mesuji, Santo, menolak rencana eksploitasi batu bara di Mesuji.
Tambang Batu Bara
Kabupaten Mesuji
warga menolak
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
