Tewasnya Remaja Saat Tawuran di Bandar Lampung, Satgas Pemkot Masifkan Patroli
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memaksimalkan patroli melalui Satuan Tugas (Satgas) yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan, dibantu TNI dan Polri.
Patroli tersebut merupakan respons Pemkot atas terjadinya tawuran antar dua kelompok remaja menewaskan satu korban yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepat di depan RS Budi Medika, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Minggu (10/5/2026) dini hari.
“Ya, kita dari satgas sesuai perintah Ibu Wali Kota melakukan patroli, khususnya di malam hari di daerah rawan bersama TNI/Polri dan pamong se-Kota Bandar Lampung untuk dimasifkan guna mengantisipasi hal yang bisa mengganggu kamtibmas,” jelas Antoni, Selasa (12/5/2026).
Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Bumi Waras AKP M. Hasbi Eko Purnomo mengatakan, satu korban tewas dalam aksi tawuran antar dua kelompok remaja, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.20 WIB saat personel Bhabinkamtibmas bersama anggota patroli menerima informasi adanya aksi tawuran di lokasi kejadian.
“Anggota langsung menuju lokasi setelah mendapat informasi adanya tawuran antar kelompok remaja di depan RS Budi Medika,” kata Hasbi.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kata Kapolsek, terdapat satu kelompok remaja dengan sekitar tujuh hingga sepuluh sepeda motor datang dari arah Jalan Malahayati menuju Jalan Yos Sudarso.
Setibanya di lokasi, kelompok tersebut mendatangi sekitar delapan hingga sepuluh remaja lain yang sudah berada di depan RS Budi Medika tanpa kendaraan.
Kedua kelompok kemudian terlibat bentrok. Tawuran berlangsung sekitar empat hingga tujuh menit sebelum kedua kelompok membubarkan diri.
Akibat kejadian itu, lanjutnya, seorang remaja bernama Fransius Sihombing (21), warga Jalan Hayam Wuruk, Gang Bukit III, Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Tanjungkarang Timur, meninggal dunia setelah sempat dibawa rekannya ke RS Graha Husada.
“Korban diketahui meninggal dunia setelah dibawa ke RS Graha Husada oleh rekan-rekannya,” ujar AKP Hasbi. (*)
Bandar Lampung
Satgas
Tawuran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
