Surutnya Danau Asam di Suoh Lambar, Faktor Alam atau Kepentingan Lahan?

Arya Besari

Arya Besari

Lampung Barat

23 Februari 2026 13:50 WIB
Daerah | Rilis ID
Tampak aliran Danau Asam yang dibuka, air terus mengalir keluar dari danau asam (Poto/Arya Rilis.id)
Rilis ID
Tampak aliran Danau Asam yang dibuka, air terus mengalir keluar dari danau asam (Poto/Arya Rilis.id)

Namun tidak ditemukan papan informasi maupun penanda kepemilikan lahan di lokasi tersebut.

Dugaan intervensi menguat setelah ditemukan tanggul di salah satu sisi danau yang telah dibuka. 

Dari celah itu, air terlihat terus mengalir keluar. Beronjong batu terpasang di sekitar lokasi, namun belum sepenuhnya menahan laju air.

“Sejak tanggul dibuka, air danau turun sedikit demi sedikit. Sekarang kelihatan sekali bedanya,” ujar warga Suoh lainnya.

Sejumlah warga juga mengaku melihat aktivitas alat berat di sekitar aliran danau pada akhir 2025. 

Martini, seorang pedagang yang telah lama berjualan di kawasan Danau Asam, menilai penyusutan kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Bukan karena fenomena alam. Waktu itu ada ekskavator di aliran sana. Itu berpengaruh. Kalau airnya terus surut, wisata juga bisa terdampak,” ujarnya saat diwawancarai Rilis.id di depan loket masuk kawasan Danau Asam.

Narasi berbeda memang beredar. Sebagian pihak menyebut penyusutan sebagai fenomena musiman akibat fluktuasi curah hujan. 

Namun warga menilai penurunan kali ini terjadi terlalu cepat dan konsisten untuk sekadar siklus alam.

Warga lain juga mengungkapkan, dua hari sebelumnya terjadi jebolnya sawah akibat derasnya hujan dan aliran air yang disebut tidak terkendali dari jalur revitalisasi tersebut.

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

DanauAsam

Suoh

LampungBarat

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya