Siap-Siap! Besok, Satgassus Sengketa Lahan Pemkab Mesuji Turun ke PT SIP

Juan Santoso Situmeang

Juan Santoso Situmeang

Mesuji

9 Oktober 2024 23:02 WIB
Daerah | Rilis ID
Besok, Tim Satgassus Pemkab Mesuji kembali imbau perambah di PT. SIP. Foto : Juan
Rilis ID
Besok, Tim Satgassus Pemkab Mesuji kembali imbau perambah di PT. SIP. Foto : Juan

RILISID, Mesuji — Tim Satuan Tugas Khusus (Satgassus) penyelesaian sengketa lahan Kabupaten Mesuji, akan kembali turun ke lokasi perkebunan PT. Sumber Indah Perkasa (SIP), Kamis (10/10/2024). 

Hal itu untuk memberikan kesempatan kepada perambah yang menduduki lokasi agar segera keluar dan mengosongkan areal perkebunan sawit perusahaan tersebut. 

"Kita akan turun besok, terus sampaikan ke perambah agar dengan kesadaran sendiri keluar dari lokasi. Karena tanah yang diduduki itu adalah HGU PT. SIP," jelas Kepala Kesbangpol Mesuji, Taufiq Widodo, Rabu (09/10/2024). 

Ia mengatakan Tim Satgassus terus berupaya agar konflik lahan antara warga yang mengklaim lahan dengan PT. SIP segera berakhir dengan baik. 

Oleh karena itu, tim yang terdiri dari pemda, kepolisian, kejaksaan dan TNI itu akan melakukan imbauan kembali ke warga yang menduduki lahan seluas 300 Ha itu supaya keluar dari lokasi. 

Jika para perambah yang klaim lahan tersebut tetap bertahan, jelas Taufiq, tidak menutup kemungkinan satgassus akan melakukan upaya paksa dengan penertiban lahan. 

"Namun untuk menuju ke penertiban, kemungkinan dilakukan setelah pilkada," ujarnya. 

Sebelumnya, Kapolres Mesuji, AKBP. Muhammad Harris, menyebutkan akan turun ke lokasi untuk menyatakan ke perambah agar segera keluar dari lahan. 

Kemudian, setiap laporan polisi yang masuk ke pihaknya, terkait sebgketa lahan tersebut pasti akan diproses secara hukum. (*) 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Perambah

pendudukan lahan

kabupaten Mesuji

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya