Viral Joget Saat Memasak, SPPG Seranggas Ditutup Sementara oleh BGN
Arya Besari
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seranggas, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), setelah sempat viral di media sosial.
Keputusan Suspend tersebut dilakukan sebagai langkah evaluasi terhadap tata kelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, dapur MBG Seranggas ramai diperbincangkan setelah beredar video sejumlah relawan memasak sambil berjoget diiringi musik remix Lampung di area dapur pengolahan makanan.
Video itu menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian menilai aktivitas tersebut tidak mencerminkan profesionalitas dalam pengelolaan dapur pelayanan publik, terlebih makanan yang diproduksi diperuntukkan bagi pelajar penerima manfaat program MBG.
Polemik semakin berkembang setelah muncul informasi bahwa dapur tersebut belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi salah satu syarat penting dalam operasional dapur penyedia makanan.
Ketiadaan sertifikat itu dinilai berkaitan langsung dengan standar keamanan pangan dan kelayakan pengolahan makanan.
Sekretaris Satgas MBG Lampung Barat Aric Enrico, membenarkan adanya penghentian sementara operasional dapur tersebut.
Ia mengatakan, keputusan suspend dilakukan langsung oleh BGN sebagai tindak lanjut atas laporan Satgas MBG Lampung Barat.
“Betul, ditutup sementara atau suspend langsung dari BGN, menindaklanjuti laporan Satgas MBG Lampung Barat atas permasalahan yang sempat viral beberapa waktu lalu,” kata Aric saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (12/5/2026).
Menurut Aric, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait lamanya masa penghentian operasional dapur tersebut.
Viral joget saat memasak
Dapur SPPG Seranggas
Ditutup BGN
Lampung Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
