Selama 2024 Kasus Kematian DBD di Lampung Naik Drastis

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

17 Januari 2025 14:35 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Ilustrasi Rilis ID
Rilis ID
Ilustrasi Rilis ID

RILISID, Bandarlampung — Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Lampung selama 2024 mengalami peningkatan terutama pada kasus kematian.

Setidaknya pada 2023 ada sebanyak 8 orang dinyatakan meninggal dunia karena DBD. Jumlah tersebut meningkat pada 2024 menjadi 31 orang.

"Terjadi peningkatan kasus kematian, dari data tahun 2023 kasus kematian sebanyak 8 orang dan di tahun 2024 sebanyak 31 orang," ujar Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli dalam keterangannya Jumat 17 Januari 2025.

Kasus kematian karena DBD ini tersebar dihampir seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Diantaranya Lampung Utara 7 orang meninggal dunia, Lampung Timur 6 orang, Lampung Tengah 4 orang meninggal dunia, Pringsewu dan Pesisir Barat masing-masing 3 orang meninggal dunia.

Kemudian Mesuji, Pesawaran dan Way Kanan masing-masing 2 orang meninggal dunia Lampung Selatan dan Bandar Lampung masing-masing satu orang dinyatakan meninggal dunia karena DBD.

Sementara itu kasus demam berdarah terbanyak di Lampung Utara sebanyak 1.698 kasus. Lampung Tengah sebanyak 1.189 kasus, kampung Timur sebanyak 828 kasus, Metro sebanyak 735 kasus, Pringsewu sebanyak 723 kasus. 

Kemudian Tulang Bawang Barat sebanyak 722 kasus, kampung Barat sebanyak 644 kasus, Pesawaran sebanyak 509 kasus, Bandar Lampung sebanyak 422 kasus, Tanggamus sebanyak 408 kasus. 

Kemudian di Way Kanan ada 385 kasus, Lampung Selatan 283 kasus, Pesisir Barat 278 kasus, Tulang Bawang 209 kasus dan Mesuji sebanyak 195 kasus.

Guna menekan angka penularan DBD, Dinkes Provinsi Lampung telah melakukan beberapa upaya diantaranya mengeluarkan Surat Edaran Gubernur No.38 Tahun 2024 dan Surat Edaran PJ Gubernur No.17 Tahun 2025 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Terjadinya Peningkatan Kasus Infeksi Demam Berdarah Dengue / DBD dan Pendistribusian logistik baik dari APBN maupun APBD dalam upaya meningkatkan deteksi dini infeksi dengue ke seluruh Dinas Kesehatan kabupaten/Kota yang kemudian di distribusikan ke seluruh Puskesmas masing-masing.

"Kami juga melakukan penguatan surveilans dengue (DBD) yang dapat di monitor sebagai alat kewaspadaan dini terhadap peningkatan kasus serta respon cepat penanggulangan KLB," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Dbd

demam berdarah dengue

dinkes Lampung

dinas kesehatan

kasus dbd di Lampung meningkat

dbd di Lampung naik Drastis

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya