Gelar GPM di Lamsel, AKBP Toni Kasmiri Bakal Sikat Penimbun Beras
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digagas Polres, Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel), menyiapkan beras sebanyak 4 ton.
Kegiatan yang menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, menstabilkan harga, sekaligus mencegah praktik monopoli beras, digelar di 4 lokasi.
Kapolres Lamsel AKBP Toni Kasmiri mengatakan, mulai tanggal 11-15 Agustus 2025 GPM dilaksanakan di Polsek Kalianda, Sidomulyo, Katibung dan Penengahan.
Beras kemasan 5 kilogram dijual kepada masyarakat dengan harga Rp55.500 dan lebih murah dibandingkan harga pasaran.
"Sebanyak 2 ton beras untuk penjualan di Polsek Kalianda, dari total 4 ton yang akan disalurkan ke empat lokasi berbeda," kata Kapolres, Senin (11/8/2025).
AKBP Toni Kasmiri menambahkan, GPM merupakan komitmen Polri untuk menjaga keamanan distribusi pangan dan mencegah spekulasi harga.
Ia menegaskan, tidak boleh ada pihak yang mencoba memonopoli atau menimbun beras demi keuntungan pribadi.
"Jika ditemukan pelanggaran, kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKBP Toni Kasmiri.
Melalui Satgas Pangan, Polres Lamsel akan terus melakukan pemantauan di pasar dan jalur distribusi, sehingga stabilitasnya tetap terjaga, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI. (*)
GPM
Polres Lamsel
AKBP Toni Kasmiri
beras
cegah Praktik monopoli
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
