Respons Keluhan Warga, Disperindag Lampura Jadwalkan Pasar Murah Rutin

Furkon Ari

Furkon Ari

Lampung Utara

21 Mei 2026 15:59 WIB
Daerah | Rilis ID
Sekdakab Lampura, Intji Indriati, didamping Kadis Perindag Hendri dan Kabag Ekonomi, Biantori Bintang, saat pasar murah di Pasar Sentral Kotabumi, Kamis (21/5/2026).
Rilis ID
Sekdakab Lampura, Intji Indriati, didamping Kadis Perindag Hendri dan Kabag Ekonomi, Biantori Bintang, saat pasar murah di Pasar Sentral Kotabumi, Kamis (21/5/2026).

RILISID, Lampung Utara — Menjawab keluhan sekaligus harapan masyarakat agar pasar murah tidak hanya digelar menjelang hari besar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Utara (Lampura) berencana mengadakan pasar murah secara rutin setiap bulan.

Langkah tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kali ini kegiatan pasar murah yang akan berlangsung selama lima hari itu dilaksanakan di Pasar Sentral Kotabumi sejak hari ini, Kamis (21/5/2026).

Kadis Perindag Lampura, Hendri, mengatakan program pasar murah bulanan itu merupakan terobosan baru setelah pihaknya menerima banyak masukan langsung dari masyarakat.

"Ini merupakan terobosan untuk menekan inflasi yang semakin tinggi. Insyaallah pelaksanaan pasar murah akan kita adakan sebulan sekali, sesuai harapan dan permintaan masyarakat yang langsung disampaikan kepada kami," ujar Hendri.

Menurutnya, keberadaan pasar murah sangat membantu masyarakat, terlihat dari tingginya antusias warga yang datang membeli kebutuhan pokok yang disediakan pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, telur yang disalurkan dari PT Sama Jaya Telur dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogram dengan stok mencapai 210 kilogram.

Sementara Minyak Kita yang disalurkan dari Buloq dijual Rp15.500 per liter dengan stok 600 liter, beras SPHP disediakan sebanyak 1 ton dengan harga Rp58 ribu per 5 kilogram.

Selain itu, gula pasir dijual Rp17.500 per kilogram dengan stok 72 kilogram. Disperindag juga menyediakan gula produksi PTPN 7 Bunga Mayang dengan harga lebih murah, yakni Rp16 ribu per kilogram.

"Kita juga siapkan stok gas elpiji tabung melon sebanyak 300 tabung yang disalurkan dari PT Usman Cahaya Mandiri," jelas Hendri.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Pasar Murah

Disperindag

Inflasi

Kebutuhan Pokok

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya