Realisasi Investasi Bandar Lampung Tembus Rp 2,74 Triliun
Sulaiman
bandar lampung
RILISID, bandar lampung — Aktivitas investasi di Kota Bandar Lampung menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi sejak triwulan I hingga triwulan III telah mencapai Rp 2,74 triliun, atau 111 persen dari target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Lampung.
Kepala DPMPTSP Kota Bandar Lampung, Febriana, mengatakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada triwulan III mencapai Rp 479 miliar dengan 1.378 proyek.
“Kalau dilihat per sektor, realisasi terbesar ada di sektor tersier, yaitu transportasi dan komunikasi dengan nilai Rp 269 miliar,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) juga mengalami pertumbuhan dengan total Rp 197 miliar dan 163 proyek. Sektor industri makanan menjadi penyumbang terbesar untuk PMA.
“Untuk PMA, sektor industri makanan masih mendominasi karena potensi pasarnya cukup besar di Bandar Lampung,” tambahnya.
Secara keseluruhan, realisasi investasi Kota Bandar Lampung sejak triwulan I hingga III telah menembus 111 persen dari target provinsi, senilai Rp 2,74 triliun. Pada PMA, sektor sekunder—khususnya industri makanan—tetap menjadi motor utama.
Peningkatan investasi ini turut memberikan dampak pada penyerapan tenaga kerja.
“Jumlah proyek bertambah, dan itu otomatis menambah lapangan kerja,” jelas Febriana.
Selain memantau perkembangan investasi, DPMPTSP juga memberi pendampingan kepada perusahaan yang belum memahami mekanisme pelaporan melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
“Banyak pelaku usaha lalai melaporkan karena lupa jadwal. Ada juga yang terkendala teknis,” katanya.
investasi
bandar lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
