Ganti Jalur Pipa dan Pengeboran Sumur Baru, PHE OSES Tingkatkan Keandalan Fasilitas Operasi dan Produksi Migas

Muklis

Muklis

Lampung Timur

16 Oktober 2024 19:57 WIB
Daerah | Rilis ID
Lokasi pengeboran minyak lepas pantai. foto :  istimewa
Rilis ID
Lokasi pengeboran minyak lepas pantai. foto : istimewa

RILISID, Lampung Timur — Sejak pengambil alihan pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Offshore South East Sumatera dari CNOOC pada tahun 2018, PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) terus berupaya mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk memperkuat keandalan fasilitas operasi dan meningkatkan produksi minyak dan gas (migas).

Pada tahun 2023, PHE OSES berhasil menyelesaikan proyek penggantian jalur pipa utama yang menghubungkan sejumlah anjungan lepas pantai.

Di antara proyek tersebut adalah jalur pipa antara Anjungan Krisna P dan Anjungan Cinta P1 sepanjang 30 kilometer.

Selain itu, penggantian jalur pipa juga dilakukan dari Anjungan Sundari-A ke Anjungan Yvone-A sejauh 6,5 kilometer, serta penggantian dari Anjungan Karmila-A ke Anjungan Titi-A dan dari Anjungan Titi-A ke Anjungan Zelda PC, masing-masing sejauh 11,5 dan 3,5 kilometer. Secara total, PHE OSES telah menyelesaikan penggantian jalur pipa sepanjang 51,5 kilometer.

"Kami melakukan semua program penggantian pipa ini untuk mendukung keberlanjutan produksi migas," ujar General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto, Rabu (16/10/2024).

Mengelola wilayah kerja seluas 5.851 kilometer persegi yang membentang dari perairan utara Kepulauan Seribu hingga Lampung Timur, PHE OSES menghadapi tantangan tersendiri.

Untuk tahun ini, PHE OSES telah menyusun strategi pengeboran untuk memenuhi target produksi, termasuk pengeboran sumur pengembangan baru.

"Dari Anjungan Cinta, kami menjadwalkan pengeboran Sumur Ambar-4 di dekat Lampung Timur, yang berjarak sekitar 150 kilometer dari pesisir utara Jakarta. Sumur ini diperkirakan memiliki potensi sumber daya hidrokarbon sebesar 41,35 juta barel minyak, dan kami berharap dapat memulai produksi pada tahun 2029," imbuh Antonius Dwi Arinto

VP Exploration Regional 2 Indra Yuliandri menambahkan, pengeboran Sumur Ambar-4 bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi potensi migas yang terdapat di Fractured Carbonate Reservoir.

"Pengeboran ini direncanakan secara berarah dengan target kedalaman 6.423 kaki dan akan berlangsung selama dua bulan ke depan," tuturnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pertamina

PHE OSES

Penggantian Jalur Pipa dan Pengeboran Sumur Baru

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya