Pemprov Lampung Rogoh Kocek Rp1 Miliar untuk Daftar Tuan Rumah PON ke-23
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung merogoh kocek Rp1 miliar untuk pendaftaran calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-23 tahun 2032.
Lampung siap maju jadi calon tuan rumah PON bersama Provinsi Banten. Kedua provinsi ini urunan masing-masing Rp1 miliar, karena biaya pendaftarannya Rp2 miliar.
Wakil Ketua I KONI Lampung, Amalsyah Tarmizi mengatakan uang pendaftaran itu sudah diberikan Pemprov untuk diteruskan ke KONI pusat.
“Untuk anggaran pendaftaran tahun ini sudah dialokasikan Pemprov dan dananya sudah diteruskan ke KONI Lampung. Uang pendaftaran itukan Rp 2 miliar, dibagi dua masing-masing Rp 1 miliar untuk Banten dan Lampung,” kata Amalsyah Tarmizi kepada Rilis.id, Senin (24/2/2025).
Uang pendaftaran itu akan disetorkan pada saat Rakernas KONI di Bandung bulan April mendatang.
Di rakernas itu, KONI Lampung dan Banten juga akan presentasi untuk mencalonkan diri jadi tuan rumah PON.
“Pada saat rakernas nanti, kami akan minta waktu untuk diberikan kesempatan presentasi menyampaikan keinginan kita jadi tuan rumah PON ke-23 bersama Banten,” jelasnya.
Selain itu, jajaran KONI Lampung juga akan beraudiensi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terkait rencana jadi tuan rumah PON tersebut.
“Kami dari KONI akan segera audiensi dengan Bapak Guberbur yang baru, karena sebelumnya sudah disetujui Pj Gubernur (Samsudin) dan Ketua DPRD,” kata mantan Komandan Korem 043/Gatam itu.
Selanjutnya, Lampung dan Banten juga akan menyetorkan uang penjaminan tuan rumah sebesar Rp7 miliar ke KONI pusat. Namun Amalsyah menyebut uang itu belum disetor tahun ini.
PON Lampung
Lampung tuan rumah PON
PON ke23
PON 2032
KONI Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
