Pemkot Kebut Perbaikan Talud di Rajabasa Target Rampung Akhir Tahun
Sulaiman
bandar lampung
RILISID, bandar lampung — Perbaikan jembatan dan talud yang rusak akibat banjir di wilayah Rajabasa, Kota Bandar Lampung, terus dikebut. Hingga pertengahan Oktober 2025, progres pengerjaan baru mencapai 40–50 persen.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada akhir Desember 2025.
Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan kerusakan terjadi pada dua titik di Rajabasa yang berbatasan dengan Kabupaten Lampung Selatan. Banjir besar beberapa waktu lalu menyebabkan pondasi jembatan dan talud tergerus hingga membuat struktur ambrol.
“Itu masih kita upayakan proses pengerjaannya. Sekarang sudah sekitar 40 sampai 50 persen. Ada dua lokasi di Rajabasa yang rusak karena banjir, dan sedang kita bangun ulang,” ujar Dedi.
Menurutnya, pembangunan kembali jembatan dan talud dilakukan bertahap dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan cuaca. Saat ini, fokus pengerjaan berada pada penguatan pondasi agar konstruksi baru lebih tahan tekanan air saat musim hujan.
“Kita perbaiki dengan memperhatikan kualitas konstruksi supaya tidak mudah rusak lagi saat hujan deras. Lokasi itu termasuk wilayah rawan genangan,” jelasnya.
Dedi menyebut pihaknya mempercepat pekerjaan mengingat musim hujan diperkirakan segera mulai. Target penyelesaian tetap pada Desember 2025.
“Insya Allah akhir Desember sudah rampung,” tegasnya.
Terkait anggaran, Dedi menyebut biaya perbaikan dua titik tersebut diperkirakan sekitar Rp300 juta.
Selain memperbaiki kerusakan akibat banjir, Dinas PU juga mengevaluasi sistem drainase di kawasan Rajabasa untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
perbaikan talud dan jembatan
bandar lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
