Kekuhan Jadi Alarm Bencana, Bupati Parosil: Potensi Baru bagi UMKM Lokal
Arya Besari
Lampung Barat
Lima ketukan pendek selama tiga kali menandakan kemalingan ternak. Satu ketukan pendek dilanjutkan sepuluh ketukan panjang dan ditutup satu ketukan pendek menjadi panggilan gotong royong.
Sementara ketukan panjang yang dilakukan terus-menerus menandakan situasi bahaya atau darurat.
“Ini bentuk dukungan terhadap komitmen Bupati dan Wakil Bupati Parosil Mabsus-Mad Hasnurin dalam mewujudkan Lampung Barat sebagai kabupaten tangguh bencana,” kata Padang.
Dalam kesempatan yang sama, Parosil juga menyinggung program Gubernur Lampung Mirzani Djausal bertajuk “Kamis Beradab”.
Ia meminta jajaran pemerintah daerah mendukung kebijakan tersebut.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan kebijakan penggunaan batik khas Lampung dan Injang Miwang setiap hari Kamis di lingkungan pendidikan.
Kegiatan peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, Sekretaris Daerah Nukman, Ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta dewan guru. (*)
KekuhanLampungBarat
ParosilMabsus
KabupatenTangguhBencana
UMKMLokalBangkit
KearifanLokal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
