Kekuhan Jadi Alarm Bencana, Bupati Parosil: Potensi Baru bagi UMKM Lokal

Arya Besari

Arya Besari

Lampung Barat

12 Februari 2026 13:04 WIB
Daerah | Rilis ID
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat diwawancarai usai meresmikan Kekuhan sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal di SMPN 1 Liwa (Poto Arya/Rilis.Id)
Rilis ID
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat diwawancarai usai meresmikan Kekuhan sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal di SMPN 1 Liwa (Poto Arya/Rilis.Id)

Lima ketukan pendek selama tiga kali menandakan kemalingan ternak. Satu ketukan pendek dilanjutkan sepuluh ketukan panjang dan ditutup satu ketukan pendek menjadi panggilan gotong royong.

Sementara ketukan panjang yang dilakukan terus-menerus menandakan situasi bahaya atau darurat.

“Ini bentuk dukungan terhadap komitmen Bupati dan Wakil Bupati Parosil Mabsus-Mad Hasnurin dalam mewujudkan Lampung Barat sebagai kabupaten tangguh bencana,” kata Padang.

Dalam kesempatan yang sama, Parosil juga menyinggung program Gubernur Lampung Mirzani Djausal bertajuk “Kamis Beradab”.

Ia meminta jajaran pemerintah daerah mendukung kebijakan tersebut.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan kebijakan penggunaan batik khas Lampung dan Injang Miwang setiap hari Kamis di lingkungan pendidikan.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, Sekretaris Daerah Nukman, Ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta dewan guru. (*)

Menampilkan halaman 3 dari 3
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

KekuhanLampungBarat

ParosilMabsus

KabupatenTangguhBencana

UMKMLokalBangkit

KearifanLokal

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya