Ini Jawaban Riyanto Atas Pandangan Fraksi di Rapat Paripurna APBD-P 2025
Yuda Haryono
Pringsewu
Turunnya pendapatan berimbas pada penyesuaian modal belanja. Bupati menyebut hilangnya DAK Fisik Jalan sebesar Rp30,8 miliar dan DAU Bidang PUPR sebesar Rp12 miliar membuat alokasi belanja infrastruktur harus diprioritaskan pada ruas jalan yang paling membutuhkan.
“Untuk tahun 2025, kami telah menganggarkan perbaikan pada 78 ruas jalan lingkungan yang tersebar di seluruh kecamatan. Bahkan, pada awal pekan ini mulai dilakukan rekonstruksi dan peningkatan kapasitas jalan di beberapa titik di Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, dan Ambarawa,” imbuh Bupati.
Dalam upaya meningkatkan PAD, Bupati menegaskan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus melakukan pendataan ulang dan pemutakhiran data wajib pajak, terutama di sektor hotel, rumah makan, karaoke, dan tempat hiburan lainnya.
“Beberapa pelaku usaha telah memasang alat perekaman transaksi elektronik yang terintegrasi dengan sistem Bapenda dan perbankan. Ini untuk mendorong transparansi serta menghindari kebocoran pajak,” kata Bupati.
Ia menambahkan, intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah akan terus dilakukan sebagai strategi utama meningkatkan penerimaan daerah. (*)
Pringsewu
DPRD Pringsewu
Rapat paripurna
APBD P 2025
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
