Jalan Rusak dan Berlubang di Lampung Utara, Ancam Keselamatan Warga
Furkon Ari
Lampung Utara
"Kalau malam atau habis hujan itu paling rawan. Lubangnya tidak kelihatan, tahu-tahu sudah menghantam. Kaki-kaki mobil cepat rusak," ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Keluhan serupa disampaikan Kusen (35) sopir truk lintas Sumatera-Jawa menilai kondisi jalan rusak tidak sebanding dengan kewajiban pajak yang selama ini dibayarkan ke masyarakat.
"Kami sudah wajib bayar pajak, baik pajak kendaraan dan lainnya, tapi jalan rusak belum juga diperbaiki," kata Kusen.
Warga pun mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan, terutama pada titik-titik rawan di jalur nasional yang menjadi urat nadi distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
Jika dibiarkan berlarut, kerusakan jalan dikhawatirkan semakin meluas, meningkatkan risiko kecelakaan sekaligus menimbulkan kerugian ekonomi.
Di tengah musim hujan yang belum usai, Lampura kini dihadapkan pada persoalan ganda: ancaman banjir dan infrastruktur jalan yang semakin rapuh. (*)
Hujan
Banjir
Jalan Berlubang
Infrastruktur Jalan
Jalan Lintas Sumatera
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
