Gubernur Mirza Dorong Riset Singkong, Targetkan Produktivitas Lampung Naik dalam Dua Tahun
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
“Kita akan cari bibit unggul. Saat ini kita belum memiliki bibit dengan produktivitas tinggi dan kualitas pati yang baik. Kita harus bisa bersaing dengan singkong dari Thailand, terutama untuk standar tapioka,” kata Mirza.
Ia mengakui bahwa Indonesia, khususnya Lampung, masih tertinggal cukup jauh dibandingkan Thailand dalam pengembangan industri singkong.
“Kita sudah ketinggalan puluhan tahun dari mereka, jadi harus kita kejar,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan hasil riset tersebut mulai terlihat dalam waktu dekat. Mirza memperkirakan dalam satu tahun sudah dapat ditemukan bibit unggul, sementara peningkatan produktivitas di tingkat petani ditargetkan terjadi dalam dua tahun.
“Kalau risetnya sudah berjalan, kami targetkan dalam satu tahun sudah ada bibit unggul. Paling lama dua tahun produktivitas singkong Lampung sudah meningkat,” pungkasnya.
Gubernur lampung
rahmat mirzani djausal
singkong
cassava center
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
