Gubernur Mirza Dorong Riset Singkong, Targetkan Produktivitas Lampung Naik dalam Dua Tahun
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmennya untuk meningkatkan produktivitas singkong di Provinsi Lampung melalui penguatan riset dan kolaborasi berbagai pihak.
Hal itu disampaikannya saat ditemui di Ballroom Hotel Santika, Bandar Lampung pada Rabu, 11 Maret 2026.
Mirza mengatakan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari perkembangan komoditas singkong di Lampung yang belakangan menunjukkan tren harga mulai membaik.
Karena itu, pemerintah daerah akan fokus pada upaya peningkatan produktivitas agar sektor ini semakin kompetitif.
“Menindaklanjuti perkembangan singkong di Provinsi Lampung, ke depan kita akan fokus meningkatkan produktivitas. Harga sudah mulai naik, sehingga kita perlu memperkuat sektor ini,” kata Mirza.
Menurutnya, peningkatan produktivitas tersebut membutuhkan dukungan riset yang kuat melalui kerja sama antara pemerintah, pihak swasta, dan perguruan tinggi.
“Kita akan bekerja sama antara pemerintah, swasta, dan universitas untuk melakukan riset peningkatan produktivitas secara bertahap,” ujarnya.
Mirza menjelaskan, riset tersebut akan memanfaatkan fasilitas Cassava Center Universitas Lampung (Unila) sebagai pusat penelitian. Selain itu, pengembangan riset juga akan dilakukan di lahan pertanian di wilayah Kota Baru.
“Kita butuh Cassava Center di Unila, itu kan gedung riset. Nanti kita juga pakai lahan di Kota Baru untuk pengembangannya. Kita juga akan mencari referensi dan riset dari luar Lampung,” jelasnya.
Salah satu fokus utama riset tersebut adalah mencari bibit unggul singkong yang memiliki produktivitas tinggi sekaligus kadar pati yang baik agar mampu bersaing di pasar global.
Gubernur lampung
rahmat mirzani djausal
singkong
cassava center
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
