Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas Panen Raya Padi di Pekon Fajar Agung
Yuda Haryono
Pringsewu
Untuk pupuk bersubsidi pada tahun ini, menurut pria yang akrab disapa Bakul kopi jadi Bupati, sebagaimana disampaikan Menteri Pertanian, akan ditingkatkan dua kali lipat.
Sehingga tidak ada cerita pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang petani kekurangan pupuk di masa-masa membutuhkan.
Sebab, jika sampai terjadi kekurangan pupuk, bisa dipastikan ada yang salah dalam tata kelolanya.
“Karena ada 14 undang-undang yang dihapus oleh Presiden, tadinya harus banyak izin, mulai Bupati, Gubernur, Perhubungan dan lain sebagainya, sekarang sudah dihapus. Semua langsung ke Kementerian Pertanian,” kata Riyanto.
Orang nomor satu di Pringsewu juga meminta setiap pekon dapat mengalokasikan Dana Desa sesuai Peraturan Menteri Desa Nomor 02 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Desa No.3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan Dana Desa, untuk Ketahanan Pangan dalam mendukung Swasembada Pangan.
Melalui perangkat daerah terkait, pihaknya akan mengupayakan, menciptakan dan menjalankan program peningkatan kesejahteraan petani, melalui pengawalan dan pendampingan terpadu.
“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencari ide, gagasan dan inovasi untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi para petani, agar kesejahteraan petani dapat meningkat dan kebutuhan pangan dapat tercukupi. Melalui kolaborasi yang baik, saya yakin program-program yang telah kami susun bersama Wakil Bupati dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.
Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Pringsewu Siti Litawati mengatakan luas panen padi Kabupaten di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2024 adalah 26.589 hektar dengan produksi 153.487 ton atau setara 97.952 ton beras.
Sedangkan untuk konsumsi dengan jumlah penduduk 437.222 jiwa adalah sebanyak 32.110 ton beras, sehingga masih terjadi surplus 65.842 ton beras.
Untuk Kecamatan Pringsewu, luas panen mencapai 2.860 hektar dengan produksi gabah kering giling 16.460 ton atau setara 10.540 ton beras, dengan kontribusi Pringsewu 11,4%.
Pringsewu
panen raya padi
dukung swasembada pangan
bupati pringsewu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
