DPRD Sebut Siswa SD dan SMP Rentan Jadi Korban Prilaku Menyimpang
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Anggota DPRD Bandar Lampung dari Fraksi Gerindra Mayang Suri Djausal meminta kepada pemerintah untuk tidak menganggap sepele permasalahan maraknya prilaku menyimpang atau LBGT di Lampung.
Menurutnya, persoalan LGBT tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama.
"Permasalahan ini sangat kompleks, semua pihak harus bersinergi, terutama dalam melindungi anak-anak," ujarnya.
Baca Juga:
Selain itu, peran keluarga dan lingkungan juga menjadi kunci utama dalam pencegahan anak-anak menjadi korban prilaku menyimpang ini.
Menurutnya, anak-anak SD dan SMP merupakan kelompok paling rentan. Karena itu, ia mendorong sekolah untuk tidak hanya fokus pada pelajaran akademik, tapi juga memberikan penguatan pendidikan karakter dan agama.
"Kalau anak-anak dibekali dengan pemahaman agama yang kuat, Insyaallah mereka akan mampu menjaga diri," katanya.
Selain itu, DPRD mendorong Pemerintah Kota bersama Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) untuk segera menyusun regulasi yang lebih ketat dalam perlindungan anak dari pengaruh perilaku menyimpang.
"Kemudian orang tua juga harus lebih waspada dan memfilter konten di media sosial yang diakses anak-anak," tandasnya. (*)
LGBT
Perilaku Menyimpang
DPRD Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
