DPRD Minta Pemkot Bandar Lampung Jamin Pendidikan Dua Anak Korban Longsor hingga Kuliah
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — DPRD Bandar Lampung meminta kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan perhatian khusus kepada putra dan putri dari korban longsor yang tewas di Gedong Air.
Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi mengatakan, pemerintah wajib memberikan perhatian lebih untuk kedua anak tersebut.
Karena Pemkot Sendiri memiliki anggaran yang diperuntukan untuk biaya pendidikan bagi anak-anak di Bandar Lampung.
"Pendidikan kedua anak itu wajib diperhatikan selain memberi bantuan materil," ujarnya.
Menurut Wiyadi dalam APBD 2025 sangat dimungkinkan untuk memberikan pendidikan gratis hingga sarana-prasarana untuk kedua anak tersebut.
"Bila perlu bukan hanya sampai usia wajib belajar, tapi sampai ke perguruan tinggi," tandasnya.
Untuk diketahui, Kota Bandar Lampung diguyur hujan deras pada Jumat (21/2/2025) kemarin.
Akibatnya, sejumlah wilayah terendam oleh banjir dan tanah longsor.
Peristiwa longsor terjadi di GG Kelinci Kelurahan Gedong Air Kecamatan Tanjung Karang Barat.
Akibat peristiwa tersebut, sepasang suami istri yakni Rosmiani (36) dan Heryadi Prabowo (38) tewas akibat tertimpa reruntuhan longsor.
Longsor
dua orang meninggal
Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
