Disbunnak Lambar Siapkan Bantuan Bibit Kopi, Ini Kabar Baik dan Buruknya

Arya Besari

Arya Besari

Lampung Barat

7 Januari 2026 12:28 WIB
Daerah | Rilis ID
Kabid Perkebunan pada Disbunnak Lampung Barat, Salaffudin (Poto Arya Rilis.id)
Rilis ID
Kabid Perkebunan pada Disbunnak Lampung Barat, Salaffudin (Poto Arya Rilis.id)

RILISID, Lampung Barat — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) mulai menggulirkan bantuan peremajaan tanaman kopi sebagai upaya mengantisipasi potensi penurunan produksi kopi robusta pada 2026.

Program ini menjadi kabar baik bagi petani, di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lambar Salaffudin mengatakan, perubahan iklim saat ini berdampak signifikan terhadap produktivitas perkebunan kopi.

Kondisi tersebut diperparah oleh usia tanaman kopi yang sebagian besar sudah tergolong tua.

“Sebagian besar tanaman kopi di Lampung Barat ditanam pada era 1980-an hingga 1990-an. Jenis bibit saat itu tentu berbeda dengan kebutuhan saat ini. Iklim berubah, penyakit juga berkembang, sehingga tanaman lama menjadi lebih rentan,” ujar Salaffudin saat diwawancarai Rilis.id di ruang kerjanya, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, perubahan pola hujan dan suhu memengaruhi fase pembungaan dan pembuahan kopi.

Dampaknya, jumlah serta kualitas panen petani di Bumi Beguai Jejama Sai Betik cenderung menurun.

Selain faktor iklim, usia tanaman yang telah melewati masa produktif ideal turut memperburuk kondisi produksi.

Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong program peremajaan tanaman kopi sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi kopi robusta di Lambar.

Pada 2025, Lambar mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat berupa bantuan sekitar 200 ribu batang bibit kopi.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Kopi

Lampung Barat

Petani

Disbunnak

Bantuan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya