Dandim 0412 dan Kadisdik saat konferensi pers di sppg Kotabumi Selatan, foto : Riski Andresa
Dugaan adanya siswa Sekolah Dasar (SD) yang mengalami keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), ditanggapi Dandim 0412/LU dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Utara (Lampura).
Dandim 0412/LU Letkol Inf Rony Faturohman saat mengunjungi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kotabumi Selatan, Rabu (16/7/2025) mengatakan, kejadian tersebut akan menjadi Evaluasi besar ke depannya.
Menurut perwira menengah dengan dua melati ini, tidak hanya untuk SPPG yang ada di Kotabumi Selatan, tetapi semua SPPG.
"Ke depan semua akan memperbaiki, agar ini tidak terjadi kembali, mulai dari stag memasak hingga saat penyajian," kata Dandim.
Orang nomor satu di Kodim 0412/LU ini menjelaskan, program MBG membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan program dari Pemerintah Pusat ini.
Ia juga meminta kepada para orang tua apabila ada hal yang mencurigakan terhadap anaknya usai menyantap MBG, agar melaporkan ke pihak Babinsa yang ada di desa atau langsung ke pihak sekolah.
Kalau tidak ada orang tua yang lapor, kami tentu tidak tahu. Ini sebagai bentuk masukan dan evaluasi kepada SPPG yang ada di wilayah Lampura khususnya yg ada di Kotabumi Selatan," imbuhnya.
Sementara itu Kadisdik Lampura Sukatno mengatakan, pihaknya meminta agar SPPG bisa lebih teliti kembali dalam memberikan menu MBG bagi para siswa.
”Untuk program MBG Alhamdulillah koordinasi kita baik. Sasarannya mulai dari siswa PAUD, SD, SMP dan SMA sederajat dan sampai saat ini ada 4 dapur semuanya berjalan dengan baik," kata Sukatno. (*)