Memprihatinkan! Tak Dapat Perhatian, Begini Kondisi Gedung SDN 2 Sidodadi Pardasuka

Yuda Haryono

Yuda Haryono

Pringsewu

7 Februari 2025 14:57 WIB
Daerah | Rilis ID
Salah satu kondisi bangunan gedung SDN 2 Sidodadi Pardasuka  foto Yuda
Rilis ID
Salah satu kondisi bangunan gedung SDN 2 Sidodadi Pardasuka foto Yuda

RILISID, Pringsewu — Sudah berulang kali mengajukan proposal melalui Dinas Pendidikan agar mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan, hingga saat ini belum juga mendapat perhatian.

Sehingga kondisi bangunan gedung di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Sidodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, sangat memprihatinkan.

Dari pantauan Rilis.id Lampung di sekolah tersebut Jumat (7/2/2025), terlihat dinding kelas mengelupas, plafon copot, atap bocor, pondasi turun, toilet tidak layak dan meubeler tidak layak pakai.

Hal itu membuat tidak nyaman bagi siswa-siswi dan dewan guru saat proses belajar mengajar di kelas.

Kepala UPT SDN 2 Sidodadi Zulkarnain mengatakan, setiap tahun sekolah selalu mengajukan proposal perbaikan, tetapi tak kunjung terealisasi.

“Selama ini kami tidak ada dana perawatan dan kerusakan semakin lama semakin bertambah,” ujar Zulkarnain.

Menurut Zulkarnain, dari enam ruang kelas yang ada pernah ada tiga ruang kelas mendapat rehab pada tahun 2018, tetapi kondisinya saat ini ada satu kelas yang tidak bisa digunakan karena pondasinya turun. 

Mengatasi hal itu, pihak sekolah juga pernah membahas bersama komite dan wali murid, namun minimnya jumlah murid menjadi kendala.

Dari enam kelas, ada sekitar 60 murid dengan jumlah pengajar sebanyak tiga guru PNS, empat PPPK dan empat honorer.

“Kami berharap sekali Pemerintah Kabupaten dapat merehap gedung sekolah yang sudah sangat memprihatinkan,” harap Zulkarnain. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pringsewu

ruang kelas

tidak layak

gedung SDN 2 Sidodadi

butuh di rehap

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya