Banjir di Bandar Lampung Jumat Malam, Satu Orang Dilaporkan Tewas
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Hujan lebat yang mengguyur sejak Jumat 17 Januari 2025 sore hingga malam membuat Bandar Lampung dikepung banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto mengatakan hujan juga mengguyur daerah lainnya seperti Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur dan Pesawaran.
"Kami, BPBD provinsi Lampung menurunkan 3 Tim untuk memantau secara langsung titik-titik banjir di Kota Bandar Lampung, sementara BPBD Kabupaten/Kota juga menerjunkan petugasnya ke lokasi terdampak banjir," kata Rudy dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil pantauan langsung yang dilakukannya, Rudy menyebut hujan lebat kali ini tidak menggenangi badan jalan.
"Berdasarkan pemantauan, sepanjang jalan Kartini, jalan ZA Pagaralam hingga tugu patung Raden Intan tidak terdapat genangan air. Termasuk wilayah Nunyai dan Bataranila tidak terdampak banjir," katanya.
Kondisi yang agak parah terdapat di Jalan Yos Sudarso daerah Way Lunik, genangan air di beberapa ruas jalan disana membuat pengendara terutama motor matic tidak berani melintasinya.
Sehingga antrian kendaraan yang ingin melintas jalan tersebut terpaksa harus antre dan bersabar melewati genangan banjir.
Wilayah yang jalannya juga tergenang terjadi di daerah pecoh raya, turunan dari jalan Ki Agus Anang. Genangan air membuat macet beberapa motor dan mobil truck.
"Sementara itu di daerah sekitar Cungkeng dan Kota Karang, banjir melanda di sekitar jembatan dan sungai, dimana banjir menggenangi beberapa rumah yg ada disekitar sungai. Kejadian ini berlangsung sore hari antara jam 5 hingga jam 6 sore. Tampak warga disana mengamankan motor mereka keluar rumah dan meletakkannya di pinggir jalan," katanya.
Sepanjang jalan trans sumatra / jalan sukarno hatta arus kendaraan normal, dan hanya terdapat sedikit genangan air dibeberapa titik rendah di jalan tersebut, namun hal ini tidak mengganggu arus lalu lintas.
Banjir
bandar Lampung banjir
banjir di Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
