Zona Hijau, Siswa di Pesawaran Tetap Belajar dari Rumah

Darmansyah Kiki

Darmansyah Kiki

Pesawaran

15 Juli 2020 20:08 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo

RILISID, Pesawaran — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran belum menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

Alasannya, pemerintah pusat belum mencabut status kejadian luar biasa (KLB) bencana non-alam karena wabah corona.

Meski begitu, fasilitas di sekolah-sekolah untuk menunjang KBM tatap muka agar sesuai protokol kesehatan telah dilengkapi.

"Pesawaran zona hijau. Tapi, karena corona belum hilang, kita menerapkan KBM daring," ungkap Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat melihat langsung persiapan KBM di SDN 06 Gedongtataan, SMPN 1 Pesawaran, dan SMAN 1 Gedongtataan, Rabu (15/7/2020).

Dendi menyatakan tidak ingin mengambil risiko yang membahayakan kesehatan siswa.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesawaran ini karenanya meminta dewan sekolah terus mengedukasi siswa soal bahaya corona.

'Saya juga minta pihak sekolah mempersiapkan petugas yang melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap setiap siswa," paparnya. (*)

 

karena memang ada pembatasan dalam ruang kelas, makanya dalam satu kelas akan kita bagi menjadi dua shift, yang tadinya satu kelas bisa menampung 30 orang akan kita bagi dua menjadi 15 orang setiap kelasnya,” Pungkasnya

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya