Usulan RILIS.ID Langsung Disambut Ketua DPR
Anonymous
Jakarta
Guyonan Bamsoet ini langsung ditimpali serempak, "Wah, inimah pengalaman pribadi."
"Jadi anggota DPR itu harus konsisten."
Lagi, wartawan dipaksa harus menebak arah perkataan Bamsoet. "Konsisten di setiap pengkolan," celetuknya. "Boleh empat asal mampu, kalau tidak cukup satu."
Guyonan nakal itu membuat wartawan terpingkal-pingkal di tengah kabut asap rokok yang sangat pekat. "Oh ya ada wartawan perempuann juga ya. Maaf ya."
Di akhir perbincangan, Bamsoet banyak bercerita tentang pengalamannya menjadi wartawan. Mulai dari reporter di Harian Prioritas yang dipimpin Surya Paloh, mendirikan majalah InfoBisnis dan pernah menjadi pemimpin redaksi Harian Suara Karya.
Bamsoet pernah suatu hari ditugasi meliput sidang kabinet yang membicarakan kondisi ekonomi Indonesia. Namun, untuk mendapatkan narasumber yang mau bicara sangat susah. Sementara redaksi pantang mengizinkan reporterya pulang kantor kalau tidak mendapat berita yang ditugaskannya.
Di tegah kebuntuan tiba-tiba Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Joop Ave keluar dan terbirit-birit menuju toilet. Bamsoet pun menguntitnya dan pura-pura kebelet, pas berdampingan dengan menteri yang jangkung dan bertubuh besar itu.
"Pak, ekonomi Indonesia lampu kuning ya," korek Bamsoet sekenanya.
Joop Ave tanpa melihat siapa yag bertanya spontan menjawab, "Ya...ya... lampu kuning."
"Terimakasih, Pak!"
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
