Usai Dirangkul 'Jenderal Kardus', Andi Arief Cuit Begini 

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

13 September 2018 15:33 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief angkat suara usai dirinya dirangkul Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat menemui Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (12/9/2018) malam kemarin. Tanggapan Andi dilontarkan dalam cuitannya di media sosial.

"Pak Prabowo sudah mengenal saya lama. Dia tahu saya tak pernah bermain-main dengan kata-kata dan saya tak pernah mengkhianati kebenaran," tulis Andi dalam akun twitternya, @AndiArief__, Kamis (13/9/2018).

Andi juga bicara soal koalisi Prabowo-Sandi. Menurutnya, berbeda cara dan strategi pemenangan hal yang lumrah. 

"Koalisi artinya bersatu untuk menang. Untuk mencapai menang tidak harus dicapai dengan cara seragam. Berbeda cara tapi kemenangan tak dapat ditunda," kata dia.

Diketahui, Bakal Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertemu Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (12/9/2018). Wasekjen Demokrat Andi Arief tampak hadir dalam kesempatan tersebut.

Andi Arief sebelumnya menjadi perbincangan publik setelah sempat melontarkan pernyataan yang ditujukan kepada Prabowo dengan menyebut 'jenderal kardus'.   

Dalam sesi konferensi pers Rabu malam itu, Prabowo didampingi Sandiaga, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di sisi kanan-kirinya dan Andi Arief di belakang Prabowo. Namun, SBY selaku tuan rumah tak ikut dalam sesi konferensi pers usai pertemuan malam ini.

Andi sesekali tertawa ketika Prabowo menyampaikan pernyataan kepada awak media. Ini pertama kali Andi terlihat berdiri bersama dengan Prabowo maupun Sandi dalam satu kesempatan usai melontarkan pernyataan 'jenderal kardus' dan mahar Rp500 miliar.

Awal bulan lalu atau tepatnya pada 8 Agustus 2018, Andi melalui akun Twitter pribadinya menyampaikan bahwa Prabowo adalah jenderal kardus. Pernyataan itu keluar menyusul batalnya pertemuan SBY dengan Prabowo ketika itu.

"Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghatgai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus," tulis Andi Arief melalui akun twitter @AndiArief_.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya