Telan Miliaran, Lampu Jalan di Depan Rumah Bupati juga Mati
lampung@rilis.id
Tulangbawang
RILISID, Tulangbawang — Program Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulangbawang dipertanyakan.
Padahal, program pemeliharaan taman, lampu jalan, dan lampu taman menyedot anggaran Rp5,48 miliar dalam APBD 2019.
Pasalnya, pengerjaan program kurang maksimal. Misalnya, lampu jalan yang tidak berfungsi, bahkan mati.
Hal itu mengakibatkan banyak lokasi yang gelap dan berbahaya bagi pengguna jalan yang melintas.
Cat taman di jalur dua juga terlihat kusam. Memudar seperti tidak pernah mendapat sentuhan pemeliharaan.
Riyan (35), warga Jalan Cemara Gunung Sakti Menggala Selatan, menjelaskan lampu jalan yang mati malah ada yang di depan rumah dinas bupati.
”Juga rumah dinas Sekretaris Kabupaten (Sekkab) dan rumah dinas Wakil Bupati Tuba yang tampak gelap bila malam hari,” paparnya, Jumat (11/9/2020).
Selain itu lokasi lainnya berada di sepanjang Jalan Cemara, Jalan Cendana, dan Jalan Raya Gunung Sakti.
”Terutama jalur dua juga banyak yang gak nyala. Apalagi di daerah kuburan (TPU) lampunya pada suram, gelap. Nggak pernah diganti," sesalnya.
Marhendi (36), warga Jalan Raya Gunung Sakti, Menggala Selatan, juga mempertanyakan perawatan taman median jalan yang tak pernah dicat.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
