Radin Inten II Jadi Bandara Internasional Tinggal Teken Menhub

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

26 Juli 2018 11:40 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILISID, Bandarlampung — Terealisasinya status Bandara Radin Inten II, Lampung menjadi Bandara Internasional, tinggal menunggu tandatangan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

"Iya bandara internasional tinggal butuh teken Pak Menteri saja, karena semua syarat sudah terpenuhi," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Lampung Qudrotul Ikhwan kepada rilislampung.id, Rabu  (25/7/2018).

Pemerintah Provinsi sendiri lanjut Kadishub, telah berupaya melengkapi sarana dan prasarana bandara, seperti memasang sistem keamanan sebagai syarat penting bandara internasional yakni dua unit X-Ray. Anggaran yang digelontorkan pun tak sedikit, sekitar Rp16 Miliar untuk kelengkapan keimigrasian. 

"Ini semua dilakukan agar bisa memberikan pelayanan embarkasi haji penuh," ujar Kadishub. 

Merujuk pada data Dishub Lampung , Provinsi Lampung memiliki potensi besar untuk dijadikan embarkasi haji penuh dibandingkan daerah lain.

Terbukti, jemaah haji Lampung sebagai provinsi kedua terbanyak memberangkatkan jemaah haji, yakni rata-rata 7 ribu lebih jemaah yang dibagi 17 kloter setiap tahunnya. 

"Sementara Kalimantan hanya 3 ribuan Jemaah, tapi mereka bisa embarkasi penuh," imbuhnya. 

Sementara itu, Humas Bandara Radin Inten II, Wahyu Aria Sakti sangat mendukung penuh terwujudnya bandara internasional.

Padahal bandara kebanggaan masyarakat Lampung ini telah mengalami banyak perubahan signifikan.

Pembangunan bandara ini menelan anggaran sebesar Rp98,60 Miliar yang berasal dari dana APBN 2016. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya