Program Persemaian Permanen di Lampung Selatan Jadi Percontohan
lampung@rilis.id
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Ketua Komisi IV DPR RI Sudin meninjau program persemaian permanen di Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Senin (20/7/2020).
Sudin mengapresiasi keberhasilan balai persemaian permanen yang telah melakukan pembenihan berbagai macam tanaman dengan baik.
Menurutnya, kehadirannya di Lampung Selatan bukan untuk plesiran, melainkan dalam rangka pengawasan. Ia menilai persemaian permanen di Desa Karangsari cukup bagus.
“Jika ada kawan-kawan anggota Komisi IV ingin lakukan studi untuk daerahnya, (Lampung Selatan) di sini sangat bagus dijadikan contoh. Saya harap metode pembibitan di sini bisa diterapkan di tempat lain,” katanya, Senin (20/7/2020).
Plt. Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hudoyo mengatakan Indonesia memiliki 54 lokasi balai persemaian, salah satunya di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.
Hudoyo menjelaskan balai persemaian di Ketapang dapat menghasilkan sekitar 1 juta bibit dari bebagai jenis tanaman setiap tahunnya.
Seiring pandemi virus corona (Covid-19), anggaran persemaian bibit tanaman mengalami refocusing untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19.
“Sebelumnya kami dapat menghasilkan 1 juta bibit dari berbagai jenis tanaman dalam setiap tahunnya. Karena Covid-19, anggaran kami juga mengalami refocusing, sehingga balai persemaian permanen hanya menghasilkan sekitar 750 ribu bibit,” kata Hudoyo.
Sementara Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih atas dukungan nyata pemerintah pusat dan Komisi IV DPR RI.
“Telah banyak program yang direalisasikan untuk peningkatan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan, seperti perbaikan infrastruktur irigasi, bantuan benih padi, jagung, bantuan alat mesin pertanian, sebelum dan sesudah panen padi dan jagung,” ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
