Peringkat IPM Lamsel Ketujuh, Nanang Sebut karena Transisi
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Lampung Selatan (IPM Lamsel) selama tiga tahun belakangan selalu menempati peringkat ketujuh se-Lampung.
Lamsel berada di bawah Kota Bandarlampung dan Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Pringsewu, dan Tulangbawang.
IPM atau Human Development Index merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam membangun kualitas hidup yang terdiri dari tiga dimensi dasar. Yakni harapan hidup, pengetahuan, dan standar hidup.
Dengan kata lain, IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.
Bagi sebuah daerah, IPM merupakan data strategis karena juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).
Karenanya, Bupati Lamsel Nanang Ermanto berjanji akan berupaya meningkatkan IPM kabupaten itu agar lebih baik. Ini ia sampaikan usai pidato perdananya dalam paripurna di DPRD Lamsel, Senin (1/3/2021).
"Kemarin saya kan transisi, belum ketemu pola selama perjalanan (menjadi bupati Lamsel) 2 tahun 3 bulan. Saya sekarang sudah menemukan pola bagaimana menurunkan peringkat IPM kita tidak 7 lagi, insyaallah bisa lima besar," tegas Nanang.
Didesak pola dimaksud, Nanang tidak merincikan. Hanya ia menyatakan untuk menaikkan IPM Lamsel butuh persatuan dan kesatuan semua elemen masyarakat. Tanpa hal itu, pembangunan Lamsel tidak akan berjalan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
