Pemkab Lambar <i>Launching</i> Program Bulan Timbang Balita

Ari Gunawan

Ari Gunawan

Lampung Barat

3 Agustus 2020 22:45 WIB
Daerah | Rilis ID
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Erna Yanti. Foto: Rilislampung.id/Ari Gunawan
Rilis ID
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Erna Yanti. Foto: Rilislampung.id/Ari Gunawan

RILISID, Lampung Barat — Guna menurunkan angka stunting/gizi buruk di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), pemkab melalui Dinas Kesehatan (Diskes) setempat akan me-launching Program Bulan Timbang Balita, yang akan digelar di Pemangku Bumbon Pekon Kota Besi Kecamatan Batu Brak.

"Bulan Agustus merupakan bulan timbang, yang secara resmi akan dilaunching dalam rangka penurunan angka stunting  di kabupaten Lampung Barat," ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Erna Yanti, mendampingi Kepala Diskes Lambar Paijo, Selasa (4/8/2020).

Erna mengatakan, berat dan tinggi anak harus terus dipantau dari umur 0 sampai umur 5 tahun, dengan dilakukan pengukuran dan penimbangan di posyandu. Tumbuh kembang dan emosional anak dapat diketahui.

“Kita mengajak untuk beramai-ramai mengikuti posyandu, dan bulan Agustus ini dipakai sebagai bulan timbang, yakni pemberian vitamin A, obat cacing dan intervensi penurunan Stunting yang akan melibatkan tenaga kesehatan yang ada di kecamatan-kecamatan dan juga ahli gizi,”jelasnya.

Intinya dalam kegiatan ini, kata Erna yakni memberikan kesadaran kepada masyarakat agar mau mengikuti kegiatan posyandu, mengingat Stunting merupakan hal yang tidak bisa dianggap biasa, dan jika terdeteksi bisa dilakukan penanganan kepada balita penderita.

“Pada moment bulan timbang ini kita akan melakukan intervensi penurunan Stunting, targetnya di bulan september sudah 100 persen,” ujarnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya