Para 'Legenda' Tampil di Pembukaan Asian Games, Siapa Mereka?

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

18 Agustus 2018 22:45 WIB
Nasional | Rilis ID
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menyerahkan Obor Asian Games 2018 ke Atlet Bulutangkis asal Yogyakarta peraih mendali Emas Asian Games 1996, Finarsih. FOTO: Kompas.com
Rilis ID
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menyerahkan Obor Asian Games 2018 ke Atlet Bulutangkis asal Yogyakarta peraih mendali Emas Asian Games 1996, Finarsih. FOTO: Kompas.com

RILISID, Jakarta — Delapan atlet legendaris Indonesia mendapat kehormatan membawa bendera Dewan Olimpiade Asia (OCA) dalam rangkaian pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018) malam.

Kedelapan atlet legendaris tersebut adalah Lely Sampurno, Suharyado, Sri Indriani, Chandra Wijaya, Lilis Handayani, Markis Kido, Kusumawardhani dan Christian Hadinata.

Mereka membawa bendera OCA selepas Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan bahwa Asian Games 2018 resmi dimulai.

Lely Sampurno yang menjadi pembawa bendera paling depan di sebelah kanan adalah peraih medali perak menembak dalam Asian Games 1962 di Jakarta.

Di belakang Lely terdapat Suharyadi, peraih emas tenis Asian Games 1990 di Beijing, China.

Selanjutnya Sri Indriani, peraih medali perunggu angkat besi Olimpiade 2000 di Sydney, Australia.

Pebulu tangkis Chandra Wijaya, yang menyabet medali emas bulu tangkis Olimpiade 2000 Sydeny melengkapi barisan pembawa bendera sebelah kanan.

Di sebelah kiri, di baris terdepan terdapat atlet panahan legendaris Lilis Handayani yang merupakan peraih perak Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan.

Mengikuti Lilis adalah pebulu tangkis yang meraih medali emas Olimpiade 2008 di Beijing, China, Markis Kido.

Di tempat ketiga sebelah kiri adalah Kusumawardhani, rekan Lilis kala memenangi perak panahan Olimpiade 1988.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya