PDIP: SBY Selalu Mengeluh soal Megawati Jelang Pemilu

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

26 Juli 2018 13:23 WIB
Nasional | Rilis ID
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan, sudah menjadi kebiasaan Ketua Umum Partai Demokrat mengeluh tentang ketumnya, Megawati Soekarnoputri di setiap menjelang pemilihan umum.

Keluhan SBY itu, kata Hasto, selalu bersifat personal yang melankolis terhadap Presiden RI ke-5 tersebut. 

"Monggo silakan lihat dalam jejak digital maupun media cetak, bahwa menjelang pemilu pasti Pak SBY selalu menyampaikan keluhannya tentang Ibu Megawati," ungkap Hasto melalui siaran persnya kepada rilis.id, Kamis (26/7/2018).

Hasto menegaskan, Megawati selama ini tidak pernah merespons dengan reaktif keluhan Presiden RI ke-6 itu. Pasalny, ujar Hasto, Megawati percaya bahwa pada akhirnya kebenaran yang akan membuktikannya sendiri. 

"Selama ini beliau (Megawati) diam, karena beliau percaya terhadap nilai-nilai satyam eva jayate, bahwa pada akhirnya kebenaran lah yang akan menang," ujarnya. 

Hasto kemudian mengingatkan kejadian menjelang Pemilihan Presiden 2004 silam. Saat itu, lanjutnya, SBY mengesankan dirinya dizalimi oleh Megawati. 

"Secara psikologis, seharusnya yang menzalimi itu kan yang merasa bersalah, tetapi kenapa ya Pak SBY justru nampak sebagai pihak yang merasa bersalah dan selalu menuduhkan hal yang kurang pas tentang Ibu Mega?" tanya Hasto.

Sebelumnya, SBY mengungkapkan bahwa jalan bagi Demokrat untuk menjalin koalisi dengan partai pendukung Presiden Joko Widodo tidak terbuka.

SBY tidak spesifik menyatakan hubungannya dengan Megawati sebagai salah satu rintangan Demokrat untuk bisa berkoalisi bersama partai pendukung Jokowi. SBY hanya menjelaskan dirinya sudah berupaya memulihkan hubungannya dengan putri Soekarno itu selama 10 tahun.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya