Orang Tua Korban Tewas Kembalikan Bingkisan RSI Metro
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Abid Bisara, orang tua korban tenggelam Zhairah Hanin Dita, mengembalikan amplop dan bingkisan belasungkawa kepada pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Metro, Sabtu (24/10/2020).
Dia datang bersama kuasa hukumnya, Ardat Putra Kesuma, dari PBHI Lampung.
Hal ini dilakukan karena pihak RSI tak kunjung mengevaluasi oknum petugas UGD yang saat itu diduga menolak menangani Zhairah.
Demikian juga surat pernyataan maaf secara tertulis dari RSI kepada keluarga korban tak kunjung diberikan.
"Saya tidak mengharapkan apapun dari pihak rumah sakit, karena saya tidak membutuhkan materi sebagai ganti nyawa anak saya,” papar Abid.
Dia menerangkan apa yang diberikan RSI masih utuh dan belum dipergunakan. Termasuk amplop belum ia buka sama sekali.
Abid menerangkan dirinya sempat mendatangi pihak RSI melalui kuasa hukumnya untuk meminta pernyataan tersebut. Namum pihak RSI seakan mengabaikan.
"Di hari ketiga meninggalnya Zhairah, saya mengutus kuasa hukum saya ke RSI. Tapi pihak RSI seakan menganggap kecil kejadian tersebut,” paparnya.
Pihak RSI, tambah dia, berkata, ”Kami tidak bisa minindak pegawai kami dikarenakan mereka lebih lama bekerja dari pada manager yang menjabat sekarang”.
Pihak RSI juga seakan mengelabui dengan berjanji akan mengirimkan surat permohonan maaf dalam waktu dua hari setelah kedatangan kuasa hukum ke RSI. Namun hingga saat ini tidak ada komunikasi apapun.
“Akhirnya kami putuskan melaporkan ke Polres Metro untuk mengambil langkah hukum," jelasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
