Monev DPRD Lamtim, Temukan Sampah Menumpuk sampai Saldo Kosong

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Lampung Timur

9 September 2020 21:30 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILISID, Lampung Timur — DPRD Lampung Timur (Lamtim) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) program pemerintah, Rabu (9/9/2020).

Anggota Komisi III, Taufik Gani, mengatakan, monev terlaksana di Sukadana dan Sekampung.

Untuk Sekampung, sudah dua bulan lebih ada surat masuk ke DPRD. Asalnya dari kecamatan dan Desa Sumbergede yang mengeluhkan sampah.

Setelah rombongan Komisi III bertemu dengan koordinator pasar, ternyata dinas terkait hanya mengangkut sampah satu kali dalam seminggu.

"Kalau bisa kan setiap hari dinas ngambil sampah, kalau tidak ya menumpuk," sesalnya.

Terkait insfrastruktur, Komisi III meninjau pembangunan Jalan Pukem arah Sukadana tembus Sekampung.

"Kalau infrastruktur bagus, tidak ada yang rusak sampai hari ini karena masih ada pemeliharaan enam bulan ke depan. Cuma yang kami sayangkan, Dinas PUPR tidak mendampingi saat kami melakukan monev ke lapangan," cetusnya. 

Dia menambahkan, komisi III berencana monev ke Labuhanmaringgai dan Bandarsribhawono pada Kamis (10/9/2020) besok.

Sementara itu, rombongan Komisi IV DPRD Lamtim melalukan monev ke BRI dan Bank Mandiri unit Wayjepara.

Agus Putra Eka Jasutra, anggota Komisi IV, menyatakan, pihaknya mempertanyakan prosedural kredit usaha rakyat (KUR). Terutama soal mekanisme dan volume yang sudah dilaksanakan oleh Bank BRI.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya