Metro Tunda KBM Tatap Muka, 2100 Guru akan Rapid Test Massal
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Metro kembali menunda sementara pembelajaran tatap muka untuk seluruh SD dan SMP.
Rencana awal kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dilaksanakan mulai pertengahan September 2020.
”Namun untuk sekarang belum bisa dilakukan dikarenakan jumlah kasus Covid-19 yang kian meningkat,” papar Kepala Dinas Pendidikan Metro, Ria Andari, Kamis (17/9/2020).
Diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per Kamis, 17 September 2020, jumlah pasien terkonfirmasi positif corona di Metro ada 17 orang.
Karenanya, Metro kini ditetapkan sebagai zona kuning atau daerah dengan risiko rendah penularan Covid-19.
"Pembelajaran tatap muka ditunda sampai Kota Metro kembali zona hijau. Nantinya, kita akan koordinasi dengan tim gugus, apakah sudah boleh KBM tatap muka atau belum,” ungkapnya.
Lebih lanjut, untuk fasilitas sesuai protokol kesehatan, dia meyakinkan semua sekolah pasti sudah memiliki. Sekolah bisa membeli dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS).
"Sebelum KBM tatap muka diberlakukan semua guru SD dan SMP di Metro sebanyak 2100 orang akan di tes rapid massal," pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
