Masyarakat Gunungsitoli Mengeluh Sulit Dapatkan Air Bersih dan Pupuk
Zulhamdi Yahmin
Gunungsitoli
"Saya yakin jika pengembangan pertanian di 98 desa di Kota Gunungsitoli digerakkan sungguh sungguh, Produk Domestik Regional Bruto (Pdrb) dari sektor pertanian yang selama ini berada pada urutan ketiga dengan angka 14 persen akan meningkat," ucapnya.
PDRB pertanian menurut dia akan meningkat dan bersaing dengan PDRB sektor perdagangan atau perbengkelan yang berada posisi pertama dengan angka 26 persen dan PDRB dari sektor infrastruktur yang berada di posisi kedua dengan nilai 23 persen.
Herman juga memberitahu jika berdasarkan data statistik, penghasilan rata rata masyarakat di Kota Gunungsitoli masih berada jauh dari pendapatan rata rata masyarakat di Sumatera Utara.
"Pendapatan rata rata masyarakat di Kota Gunungsitoli saat ini hanya sebesar Rp 35 juta pertahun, sedangkan pendapatan rata rata masyarakat di Sumatera Utara saat ini adalah Rp 51 juta pertahun," jelasnya.
Dia mengaku kecewa pendapatan rata rata masyarakat di Kota Gunungsitoli masih rendah, padahal angka kemiskinan di Kota Gunungsitoli menurun dari 18 persen di tahun 2018, turun menjadi 16 persen di tahun 2019.
Dia berharap penurunan angak kemiskinan tersbut harus dikawla dengan membuka lapangan lapangan kerja yang baru di Kota Gunungsitoli.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
