Masyarakat Gunungsitoli Mengeluh Sulit Dapatkan Air Bersih dan Pupuk

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Gunungsitoli

20 Februari 2020 11:01 WIB
Daerah | Rilis ID
FOTO: Antara
Rilis ID
FOTO: Antara

RILISID, Gunungsitoli — Masyarakat Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, mengeluh terkait sulitnya mendapatkan air bersih dan pupuk bersubsidi di daerah itu.

"Masalah yang dominan disampaikan dan dikeluhkan masyarakat adalah terkait sulitnya mendapatkan air bersih dan pupuk bersubsidi," kata Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa, Rabu (20/2/2020). 

Masalah lainnya yang disampaikan masyarakat adalah terkait pemadaman listrik yang sering terjadi dan soal peningkatan ekonomi masyarakat di Kota Gunungsitoli.

"Kita mendorong Pemerintah Kota Gunungsitoli membantu masyarakat agar tidak sulit mendapat pupuk bersubsidi dan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar," ujarnya.

Mengenai pemadaman listrik yang sering terjadi, dia berharap Pemkot Gunungsitoli berkoordinasi dan mencari solusi bersama sama dengan PT PLN Area Nias.

Untuk peningkatan ekonomi, dia mendorong Kepala Desa dan Badan Pemasyarakatan Desa (Bpd) di Kota Gunungsitoli lebih inovatif dan kreatif dalam mengalokasikan dana desa tahun 2020.

"Kita dorong kepala desa dan Bpd lebih kreatif dan inovatif dalam mengalokasikan dana desa lebih ke arah pemberdayaan dengan membentuk Bumdes," katanya.

Kepala Desa harus bisa mengidentifikasi produk yang bisa ditanam di setiap desa dan hasilnya ditampung oleh Bumdes untuk dijual di pasar.

Dia juga tidak lupa meminta Pemko Gunungsitoli melalui Badan Pemberdayaan Desa atau Kelurahan (Bpmd/k) mengalokasikan dana desa tahun 2021 untuk pelatihan personil Bumdes secara berkesinambungan.

Selain itu memberikan pelatihan kepada para pendamping desa untuk meningkatkan sumber daya manusia, agar mereka mampu mendampingi masyarakat desa dalam mengembangkan sektor pertanian dan bekerjasama dengan Bumdes.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya