Masyarakat Cirebon Diminta Waspadai Angin Kencang

Default Avatar

Anonymous

Cirebon

3 Agustus 2018 12:05 WIB
Daerah | Rilis ID
Ilustrasi bahaya angin kencang. FOTO: Tempo
Rilis ID
Ilustrasi bahaya angin kencang. FOTO: Tempo

RILISID, Cirebon — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat mengimbau agar agar masyarakat di wilayah Cirebon mewaspadai potensi angin kencang.

Diprediksi angin kencang berpeluang melanda kawasan tersebut dengan kecepatan mencapai 40 kilometer per jam. Para pengendara sepeda motor dan pejalan kaki diharap berhati-hati.

"Ini bisa menimbulkan pohon tumbang, maupun reklame. Dan itu harus diwaspadai," kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, Jumat (3/8/2018).

Dalam beraktivitas, tambah dia, sebaiknya memakai jaket, serta masker hidung bagi para pengendara motor.

"Angin seperti ini biasa terjadi pada musim kemarau dan tidak terjadi setiap hari," katanya.

Faa Iziyn menjelaskan, angin ini disebut juga Angin Timuran yang berasal dari Australia menuju ke Asia, biasanya di saat tekanan udara di wilayah utara dan selatan Indonesia cukup besar.

Kemudian, terjadilah tarikan massa udara berupa angin kencang di wilayah pulau Jawa, khusus wilayah Ciayumajakuning atau Cirebon.

"Angin kencang juga didukung oleh faktor lokal gunung Ciremai," ujar dia.

"Faktor itu yang menjadikan angin lebih kencang yang biasa masyarakat menyebutnya Angin Kumbang," ujarnya.

Sementara untuk kecepatannya, dia mengemukakan, saat ini maksimum mencapai 40 kilometer per jam, padahal untuk normalnya maksimum 20 kilometer per jam.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya