Lima Warga DBD, Palas Jaya Lakukan <i>Fogging</i> Mandiri

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Lampung Selatan

26 Juli 2020 20:10 WIB
Daerah | Rilis ID
Foging atau pengasapan yang dilakukan secara mandiri di Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas. Foto: Rilislampung.id/Agus Pamintaher
Rilis ID
Foging atau pengasapan yang dilakukan secara mandiri di Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas. Foto: Rilislampung.id/Agus Pamintaher

RILISID, Lampung Selatan — Dalam dua bulan terakhir, lima warga Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan terkena demam berdarah dengue (DBD).

Kades Palas jaya, Sugiarto menjelaskan, melihat cukup banyak warga yang terserang DBD, dirinya tidak berdiam diri.

Fogging atau pengasapan secara mandiri dan membersihkan lingkungan rumah-rumah warga terus dilakukan.

"Kami sudah melakukan upaya pencegahan, bahkan melakukan fogging dengan mandiri. Kami juga terus mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan degan harapan tidak ada lagi penularan DBD," kata Sugiarto, Minggu (26/7/2020).

Tutur, sapaan Sugiarto menambahkan, mereka yang terkena DBD kebanyakan dari luar desa. Hal tersebut juga dialami bibinya yang pulang dari Bandarlampung.

"Semua yang terkena DBD dapatnya dari luar desa Mas. Makanya kami upayakan memutus mata rantai penyebarannya," imbuhnya.

Terpisah, Koordinator Pencegahan DBD UPT Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Joko Prihanto mengatakan, terdapat tujuh kasus DBD di Kecamatan Palas dari Bulan Mei-Juli 2020. Kasus tersebut berasal dari Desa Palas Jaya lima kasus, Mekar Mulya dan Suka Mulya masing-masing satu kasus.

"Untuk mencegah naiknya serangan kasus DBD di Desa Palas Jaya, kami langsung melakukan penelitian epidemolgi (PE) di rumah pasein dan warga sekitarnya. Ini juga ditindaklanjuti dengan fogging atau pengasapan untuk membasmi nyamuk Aedes Aegypti," kata Joko Prihanto. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya