Lampung Dapat Bantuan Hingga 34 Ton Oksigen dari Sejumlah Perusahaan

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

Bandarlampung

26 Juli 2021 21:04 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Sekprov Lampung Fahrizal Darminto didampingi Kadis Kesehatan Lampung Reihana saat rapat konsolidasi penangan Covid-19 di Pemprov Lampung, Senin (26/7/2021) FOTO: Diskominfotik Lampung
Rilis ID
Sekprov Lampung Fahrizal Darminto didampingi Kadis Kesehatan Lampung Reihana saat rapat konsolidasi penangan Covid-19 di Pemprov Lampung, Senin (26/7/2021) FOTO: Diskominfotik Lampung

RILISID, Bandarlampung — Gubernur Arinal memimpin Rapat Konsolidasi Penanganan Covid-19 pada Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung secara virtual bersama di Mahan Agung, Senin (26/7/2021).

Arinal berpesan agar pemerintah daerah bisa membangun rasa optimis dalam menggerakkan ekonomi, pertanian, dan sektor lainnya agar roda perkonomian terus berjalan dengan fokus utama penanganan covid-19.

Ia juga terus berupaya mendorong daerah untuk segera melakukan percepatan realisasi anggaran insentif tenaga kesehatan hingga percepatan vaksinasi. Saat ini Pemprov Lampung telah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan, untuk pemenuhan kebutuhan oksigen medis.

"PT Pusri menyatakan siap mendukung oksigen medis dengan kapasitas 3 ton per hari atau setara 500 tabung. Sementara PT Natarang Mining siap mendukung pemenuhan oksigen medis dengan kapasitas produksi 2 ton per hari," ungkap Arinal.

Lalu PT Bumi Waras siap mendukung pemenuhan oksigen medis sebanyak 4 ton per hari, PT Aneka Gas Industri (Samator) siap mendukung namun memerlukan penyediaan tabung untuk menyalurkannya. PT Lampung Gas mendukung oksigen 6 ton per hari, Krakatau Steel 200 tabung per hari dan PT Buana Cipta Niaga menyuplai oksigen 4 ton per hari.

Pihak kabupaten/kota mengharapkan bantuan oksigen dapat direalisasikan dalam bentuk tabung portable sehingga dapat langsung digunakan.

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay menyampaikan dukungan penuh terkait perencanaan dan penganggaran penangan covid-19, dan mendorong daerah untuk segera menyusun dan mengusulkan anggaran perubahan dan APBD TA 2022.

Menurut Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, ada kekurangan tabung oksigen mencapai 4.000 tabung, namun masih akan diverifikasi Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota.

"Pada prinsipnya seluruh distributor oksigen berkomitmen membantu pasokan oksigen untuk penanganan covid-19. Namun mereka juga berharap bantuan Pemprov Lampung mendorong pusat terkait pasokan bahan baku oksigen berupa liquid agar kebutuhan oksigen medis dapat terpenuhi," pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

Oksigen

Lampung

Bantuan Oksigen

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya