Lampung Barat Target Top 10 Kabupaten Sangat Inovatif di IGA 2020

Ari Gunawan

Ari Gunawan

Lampung Barat

9 Juli 2020 16:34 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA

“Harapannya dengan adanya bimtek ini, dapat meningkatkan pengetahun dan keterampilan dalam melahirkan inovasi, sehingga setiap OPD bisa mempersiapkan inovasi untuk bisa diikutsertakan dalam penilaian IGA 2020 nanti,” ungkap Noviardi, Rabu (8/7/2020).

"Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu implementasi bentuk inovasi daerah yaitu SOSIS (Sai OPD Sai Inovasi) atau Satu OPD Satu Inovasi melalui Balitbang," ujarnya.

Noviardi menjelaskan tujuan dari mengikuti IGA tersebut adalah untuk memacu dan memotivasi pemerintahan daerah untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pelayanan masyarakat.

Kemudian mendorong arah penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan daerah sesuai dengan kebijakan pembangunan nasional yang selaras dengan penerapan good governance.

Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap proses-proses inovasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Juga meningkatkan pengawasan dan peran serta masyarakat dalam setiap perumusan kebijakan dan program yang diterapkan pemerintah daerah, sehingga dapat diterima (accepted) masyarakat, tepat (appropriated) dan berkelanjutan (sustainable).

Lebih lanjut, Noviardi memaparkan IGA adalah penghargaan yang diberikan oleh menteri untuk menghargai dan mendukung usaha pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dalam melakukan inovasi daerah.

Berdasarkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Penyusunan Hasil Pengukuran Indeks Inovasi Daerah Pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Tahun Anggaran 2019, Kabupaten Lampung Barat berada di urutan ke-25 tingkat kabupaten dan kota.

“Serta urutan ke-14 tingkat kabupaten se-Indonesia dari 252 kabupaten. Untuk tahun 2020, kita menargetkan Lambar untuk masuk 10 besar tingkat kabupaten se-Indonesia," pungkas Noviardi. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya