Kepsek, Guru, dan Siswa di Pringsewu Kena Covid-19

Yuda Haryono

Yuda Haryono

Pringsewu

17 November 2020 20:24 WIB
Daerah | Rilis ID
Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu, dr. Nofly Yurni. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Yuda
Rilis ID
Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu, dr. Nofly Yurni. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Yuda

RILISID, Pringsewu — Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu, dr Nofly Yurni, menyampaikan penambahan empat kasus pasien terkonfimasi positif Covid-19.

Dua di antaranya adalah tenaga pendidik, yaitu kepala sekolah (kepsek) dan guru. Mereka adalah P50 (56), laki-laki, asal Pringsewu dan kepsek di salah satu SD di Kecamatan Pardasuka.

Pada 7 November, P50 menghadiri pesta di Lampung Tengah, dan bertemu anak pertamanya dari Jakarta pada 14 November.

Kemudian, P50 demam selama empat hari dengan keluhan batuk, nyeri ulu hati, mual, lemas, dan hilang indera penciuman (anosmia).

Setelah dilakukan swab pada 15 November, P50 dinyatakan terkonfimasi positif dan saat ini dirawat di ruang isolasi RS Surya Asih, Pringsewu.

Pasien terkonfimasi selanjutnya adalah P51 (74) laki-laki asal Kecamatan Pringsewu.

P51 diketahui tidak pernah ke luar rumah karena sulit berjalan. Karena tidak bekerja, P51 dikunjungi anaknya dari Lampung Utara.

Selanjutnya, pada 14 November, P52 mengalami batuk, sesak napas, penurunan kesadaran, dan dibawa ke RSUD Pringsewu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

P51 dinyatakan terkonfimasi positif pada 16 November dan menjalani isolasi di RSUD Pringsewu.

Kemudian, kasus terkonfimasi ketiga yaitu P52 (47) perempuan asal Kecamatan Ambarawa dan merupakan guru swasta di kecamatan setempat.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya