Inilah Peta Calon Wabup Mesuji
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Pelantikan Bupati Mesuji, Saply TH, sebagai bupati definitif pada 4 Februari 2020 lalu menjadi tonggak sejarah baru bagi kabupaten yang dilahirkan 11 tahun lalu. Tepatnya, 28 November 2008. Ia menjadi putra daerah pertama yang menduduki jabatan tersebut.
Namun, dengan menduduki kursi orang nomor satu, dan meninggalkan kursi kosong wakil bupati tentu menjadi hal yang menarik dicermati. Karena dengan kondisi itu, menjadi pertanyaan tersendiri bagi masyarakat Mesuji. Siapa yang bakal menjadi wakil bupati Mesuji? Terlebih, bagi partai pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Khamami dan Saply TH pada pilkada 2017 lalu.
Bisik-bisik dan lobi-lobi kecil sudah mulai dilakukan keenam partai pengusung pasangan Khamami-Saply pada 2017 lalu yakni NasDem, Golkar, Demokrat, PAN, PKB, dan PKS. Mereka mulai mengelus jagonya masing-masing. Ada yang malu-malu, namun ada juga yang langsung terus terang berkomunikasi dengan pimpinan-pimpinan parpol yang duduk di DPRD Mesuji untuk meminta dukungan agar dipilih sebagai wakil bupati.
Dari NasDem sendiri muncul empat nama yang bakal menduduki kursi wakil bupati. Yakni Elfianah Khamami (istri mantan bupati Khamami) yang saat ini menjadi Ketua DPRD Mesuji. Kemudian Budi Yuhanda, anggota DPRD Provinsi Lampung.
Berikutnya, Fuad Amruloh, mantan Ketua DPRD pada periode sebelumnya, dan saat ini masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Mesuji. Terakhir, Idrus Taufiq, juga dua kali menjadi anggota DPRD Kabupaten Mesuji.
Lain lagi Golkar. Partai berlambang beringin ini, dari informasi yang dihimpun rilisidlampung, justru merasa paling percaya diri untuk menduduki kursi wakil bupati. Karena tiga kader terbaiknya juga mulai digadang-gadang untuk mengisi kursi BE 2 L tersebut.
Pertama, Winarno, mantan Kepala Desa Sidomulyo, yang tercatat sebagai salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Mesuji dan merupakan Ketua DPD Tingkat II Partai Golkar Kabupaten Mesuji. Ia piawai dalam politik, terbukti dengan menjadikan istrinya, Tri Isyani , dua kali menjadi anggota DPRD Mesuji dari Golkar.
Berikutnya adalah Haryati Candralela yang juga pernah duduk sebagai Ketua DPRD Kabupaten Mesuji. Ketiga, Parsuki yang saat ini masih menjadi anggota DPRD Mesuji.
Selain itu, faktor eksternal yang menjadi modal kuat Golkar untuk meloloskan kadernya menjadi wabup adalah kemenangan Ketua DPD Golkar, Arinal Djunaidi menjadi Gubernur Lampung pada pilkada 27 Juni 2018 lalu.
Bocoran yang diterima rilisidlampung, Ketua DPD Golkar Lampung akan memberi perhatian khusus untuk memasangkan kader Golkar Mesuji menjadi wakil bupati.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
