Gegara Ini, Kunjungan Presiden Putin ke Indonesia Terpaksa Ditunda

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

12 Februari 2020 18:00 WIB
Nasional | Rilis ID
Presiden Rusia Vladimir Putin. FOTO: Reuters
Rilis ID
Presiden Rusia Vladimir Putin. FOTO: Reuters

RILISID, Jakarta — Kunjungan Presiden Rusia, Vladimir Putin, ke Indonesia, yang direncanakan berlangsung pada 2020 ini ditunda hingga waktu yang belum dapat dipastikan.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, mengatakan, penundaan tersebut berkaitan dengan perkembangan situasi politik di Rusia saat ini.

“Untuk kunjungan Presiden Putin, sayangnya untuk sekarang tidak dapat dipastikan apa yang akan terjadi. Presiden kami mengajukan reformasi konstitusi, dan kami memiliki pemerintahan baru dan perdana menteri baru,” kata Dubes Lyudmila dalam konferensi pers di kediaman resminya di Jakarta, Rabu (12/2/2020). 

Oleh sebab itu, dia mengatakan, perhatian Putin tengah terfokus pada persoalan domestik.

Menurut dia, reformasi konstitusional tersebut akan diluncurkan. Dan setelah undang-undang disahkan oleh parlemen, akan ada referendum untuk mengetahui apakah masyarakat mendukung amandemen terhadap konstitusi yang diajukan.

“Dapat dibayangkan besarnya tugas yang harus dilakukan terkait referendum,” ujarnya.

 “Jadi apakah Presiden Putin akan dapat berkunjung ke Indonesia atau tidak (tahun ini), itu masih menjadi pertanyaan,” katanya, menambahkan.

Sebagai negara yang menganut sistem republik presidensial, dia mengatakan Rusia terus melakukan adaptasi seiring dengan perkembangan masyarakat dan pertumbuhan demokrasi yang semakin kuat.

“Reformasi konstitusional ini akan memberikan lebih banyak kekuatan bagi parlemen. Contohnya untuk menunjuk perdana menteri dan jajaran menteri, yang sekarang ditunjuk oleh presiden. Salah satu bagian dari reformasi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan keseimbangan,” paparnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya