Diskusi PWI, Oknum Wartawan Peras Kepsek Jadi Pembahasan
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mengggelar Diskusi Publik Sosialisasi Jurnalistik di Kota Metro, Rabu (9/9/2020).
Acara bertema Peran Media dan Jurnalis Memajukan Visi Kota Pendidikan ini menghadirkan tiga orang narasumber.
Pertama, Ketua PWI Lampung Supriadi Alfian.
Kedua, Wakil Kepala Bidang Pendidikan PWI Lampung, Wirahadikusuma.
Ketiga, Wakil Kepala Bidang Pembelaan Wartawan PWI Lampung.
Diskusi berjalan menarik. Beberapa kepala sekolah (kepsek) dan pejabat mengeluhkan ulah oknum wartawan yang nakal saat menjalankan tugas di lapangan. Mulai mengancam sampai melakukan pemerasan.
Menanggapinya, Wira –sapaan akrab Wirahadikusuma, meminta mempolisikan saja apabila ada oknum wartawan yang memeras.
”Wartawan punya kode etik. Mereka yang paham pasti sangat hati-hati dalam menjalankan pekerjaannya sebagai penyampai informasi,” tegas dia.
Ketua PWI Kota Metro, Abdul Wahab, menyampaikan hal sama. Dia menyatakan, aksi pemerasan oleh oknum wartawan tak hanya merugikan narasumber. Tapi juga menciderai nama baik profesi.
”Banyak keluhan dari kepala sekolah soal tindak aksi oknum wartawan ke Sekretariat PWI Metro. Rata-rata mereka mengatakan oknum wartawan melakukan ancaman dan berakhir dengan pemerasan,” sesalnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
